LINTAS DAPUWA

Headlines News :

,

,
,
https://bintangdapuwamo.blogspot.co.id/. Diberdayakan oleh Blogger.

    dapuwamo yoka

    dapuwamo yoka

    kata

    kata
    Tampilkan postingan dengan label AGAMA. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label AGAMA. Tampilkan semua postingan

    DRAMA KELAHIRAN YESUS IMABETU (IKATAN MAHASISWA BEASISWA TUJUH SUKU)

    OPINI
      oleh : Jhon dumupa
    DRAMA KELAHIRAN YESUS

    DRAMA KELAHIRAN YESUS NATAL  Kelahiran Yesus
    Narrator : Ada seorang laki-laki muda yang berasal dari keturunan Daud yang sedang cemas karena tunangannya. Tampaknya laki-laki muda ini sedang dilanda kecemasan yang besar, sehingga hal itu tampak dari raut mukanya dan tindak tanduknya. Makanan dimejanya tidak dijamahnya, dia berjalan mondar-mandir didalam rumahnya yang sederhana. Dengan pikiran yang cemas laki-laki muda ini menggumam.
    Yusuf : “Maria, Maria……. Apa yang harus aku perbuat? Betapa aku sangat mecintaimu, namun engkau telah mengkhianati aku. Aku tidak tahan dengan semua ini. Sebelum aku menikahimu, aku akan menceraikanmu dengan diam-diam”.
    Na  rator: Sesaat laki-laki ini membaringkan tubuhnya. Dia hendak melepaskan penat dan pikirannya yang diliputi kecemasan. Tiba-tiba ada suara seorang gadis yang mengetuk pintu rumahnya dan memanggilnya. 
    Maria ; “Yusuf-yusuf……….. ini aku tunanganmu, Maria….”
    Narator : Ketika laki-laki muda yang bernama Yusuf ini mendengar suara tunangannya yang mengetuk pintu dan memanggil, terkejutlah dia….. Dengan tergesah-gesah Yusuf membuka pintu dan mempersilahkan tunangannya, Maria untuk masuk dengan cepat-cepat di dalam rumah.
    Yusuf : “Maria!!!!!! Cepat masuk kedalam, ada sesuatu yang harus aku bicarakan” ( dengan menarik tangan Maria dan membawanya masuk ) Aku tau keputusan ku ini akan berat bagi kita berdua, tapi yang kuputuskan ini adalah yang terbaik bagi aku dan kamu. Sekarang kamu telah mengandung, dan aku tidak tahan dengan siapakah kamu telah berbuat”
    Maria : “ Yusuf……. Bukankah sudah kukatakan kepadamu…..Apa yang  terjadi padaku adalah kehendak Tuhan…….Seorang Malaikat datang kepadaku dan berkata kepadaku, bahwa aku akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan disebut Anak Allah yang Mahatinggi.”
    Yusuf : ‘ Cukup…..Cukup Maria. Aku tidak akan percaya sebelum malaikat itu datang kepadaku dan memberitahukannya kepadaku. Besok pagi-pagi aku akan meninggalkan Nazaret. Dan kamu, jagalah dirimu baik-baik Aku mencintaimu…. Tapi aku harus melepaskanmu ( dengan menagis Yusuf menatap Maria) Sekarang pergilah dan tinggalkan aku…”

    Maria : “Yusuf ….. aku sangat mencintaimu. Aku tidak pernah mengkhianatimu. Kiranya Tuhan mengutus Malaikat-Nya untuk berbicara kepadamu mengenai hal ini ( dengan air mata berliang Maria pergi meninggalkan Yusuf)

    Narator : Dengan hati yang sedih, Yusuf  bergumam dan berharap apa yang dilakukan dikatakan Maria itu benar.

    Yusuf : Tuhan…….semoga apa yang dikatakan Maria itu benar. Aku takut Tuhan…. Aku akan mempertimbangkan hal ini…..

    Narator : Kemudian Yusuf membaringkan diri dan tertidurlah ia…. Dalam mimpinya itu, seorang Malaikat menjumpainya dan berkata :

    Malaikat : “ Yusuf anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai Isterimu, sebab anak………                  dari dosa mereka “
    Narator : Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan kepadanya. Hatinya menjadi percaya dan dengan segera Yusuf mengambil Maria sebagai Isterinya, namun demikian Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria, sampai Maria melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.
    Yusuf : “Ternyata apa yang dikatakan Maria adalah benar. Aku akan segera menikahimu Maria. Terima Kasih Tuhan, Engklau telah memperhatikanku dan aku beroleh kasih karunia dihadapan-Mu”
    Part II
    Narator : Sesudah Yesus dilahirkan Di Betleham di tanah Yudea pada Zaman raja Herodes datanglah Orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. Rupanya orang-orang Majus itu telah melihat tanda kelahiran seorang raja di negeri dari mana mereka berasal.
    Di tengah-tengah perjalanannya yang jauh mengikuti bintang itu, berkatalah seorang kepada yang lain. 
    Majus I : Kawan….. Bintang yang telah kita lihat dari negeri kita telah menuntun kita di negeri orang Yahudi ini.
    Majus II : Bawa, Raja orang Yahudi yang baru dilahirkan ini akan menjadi penyelamat dunia, seperti apa yang kaum-kaum kita percayai, yakni keselamatan uamat manusia datang dari bangsa Yahudi.
    Majus I: Kita sudah dekat dengan Raja penyelamat itu, mari kita menyiapkan diri kita untuk datang menyembah-Nya. Sebab raja penyelamat inilah yang benar-benar layak menerima pujian dan hormat dari semua bangsa di bumi ini.
     MAJUS II : Benar, kita tidak akan kembali ke negeri kita sebelum kita melihat-Nya dan sujud menyembah-Nya…..Pujian, hormat dan kemuliaan bagi raja segala raja, yang menjadi penyelamat umat manusia. 
    Narator : Setelah Orang-orang majus ini berkata-kata seorang kepada yang lain, maka mereka pun melanjutkan perjalanannya. Sesampainya mereka di Yerusalem, bertanya-tanyalah mereka kepada penduduk Yesusalem.
    Majus I : Saudara …….mohon permisi sebentar. Kami datang dari negeri yang jauh dari Timur. Dan kami datang untuk melihat dan sujud menyembah kepada raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu. Dimanakah Dia ?
    Penduduk : Apa raja orang Yahudi yang baru dilahirkan? Ehm….. di negeri ini, Raja yang memerintah kami adalah Herodes. Alangkah baiknya kalian  bertemu langsung dengan Dia. Mungkin saja, raja Yahudi yang baru dilahirkan itu  adalah dari keturunanya yang memerintah kelak.
    Narator : Ketika Herodes mendengar hal itu, terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka Herodes segera mengumpulkan semua Imam Kepala dan Ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu meminta keterangan dari mereka dimana Mesias akan dilahirkan.
    Herodes : Hai para Imam dan Ahli Taurat bangsa Yahudi, katakanlah padaku dimana Mesias akan dilahirkan.
    Imam dan Ahli Taurat : Tuanku raja menurut apa yang tertulis dalam kitab nabi. Maka dapatlah diketahui bahwa betlehem di tanah Yehuda adalah tempat kelahiran Mesias yang akan menggembalakan umat Israel.
    Herodes : Ohww……….. Betlehem……..hemmmmm…… baiklah Imam dan Ahli Taurat . Terima kasih….. kalian sudah menjelaskan kepadaku tempat dimana Mesias dilahirkan.
    Narator : Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu tampak.
    Herodes : “Hai para Musafir, darimanakah kalian datang dan apa maksud kedatangan kalian di tanah Israel ini ?”
    Majus I :  “ Tuanku raja kami sekalian datang dari negeri yang jauh di Timur. Maksud kedatangan kami di tanah Israel ini adalah untuk melihat dan menyembah raja orang Yahudi yang baru di lahirkan itu.”
    Narator  : Mendengar orang majus berkata demikian, panaslah hati Herodes, namun Herodes berpura-pura bersikap tenang.
    Majus II : “ Benar Tuanku Raja kami sekalian telah melihat tanda kelahiran raja orang Yahudi dalam sebuah bintang yang bersinar terang dan yang menuntun kami sampai di tempat ini….
    Herodes : Hemmm…… sebuah bintang yang menuntun kalian?
    Majus I & II : Benar, Tuanku raja.
    Herodes : Lalu mengapa kalian datang jauh-jauh  dari negeri Timur ke negeri Israel ini hanya untuk melihat dan menyembah raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Apakah dinegeri kalian tidak ada seorang raja untuk kalian sembah ?
    Majus I : Tuanku raja memang kami mempunyai raja yang memerintah di negeri Timur, dan kamu rakyatnya benar-benar tunduk kepada raja kami. Tapi mengenai raja orang Yahudi yang akan kami sembah ini, kami percaya bahwa keselamatan umat manusia ada padaNya. Jadi Dialah Raja segala Raja yang layak menerima hormat, kemuliaan dan penyembahan dari semua manusia.
    Narator : Semakain panaslah hati Herodes mendengar hal itu. Maka Herodes segera menyusul mereka untuk mencari bayi itu dan berpura-pura untuk ikut menyembah Dia juga.
    Herodes : Raja segala raja….. penyelamat umat manusia…. Hemmm….. baiklah…. Pergilah dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kalian menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.
    Majus I & II :  Baiklah tuanku raja, hamba akan segera mengabarkannya…..
    Narator : Setelah mendengar kata –kata Herodes Berangkatlah orang Majus itu. Maka bintang itupun kembali tampak dan mendahului mereka hingga tiba dan berhenti diatas tempat dimana Anak itu berada. Maka sangat bersukacitalah mereka  dan segera mencoba masuk kedalam rumah itu…..
    Majus I & II : Salam sejahtera bagi kalian yang di berkati Tuhan
    Yusuf & Maria : Salam sejahtera bagi kalian semua.
    Narator : Maka merekapun sujud dan menyembah Dia. Melihat hal itu heranlah Yusuf dan Maria. Namun mereka tahu bahwa abak itu layak menerima semuanya. Setelah mereka sujud menyembahNya. Mereka segera membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepadaNya, yaitu Emas, Kemenyan, dan Mur.
    Majus II :  Kami sangat beruntung dan bersukacita karena telah melihat Juruselamat umat manusia, Raja segala raja yang memerintah selamanya.
    Narrator : Maka merekapun bermalam di tempat itu dan hendak memberitahukan kepada Herodes mengenai Anak itu. Namun Tuhan memperinggatkan mereka dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. 

    LAGU:
    YESUS LAHIR UNTUK KITA
    Yesus Lahir untuk kita,sambutlah Rajahku
    Glory-glory Bagi Allah Dengan kisah Natal 
    Jurus”lamat Dunia ini, Penasehat Ajab
    Kabar selamat suka cita, Dunia yang gelap 
    Bapa Kekal Raja Damai, Allah Yang Perkasa
    Datang trang Allah Benar, seluruh Dunia 
    Dalam hati Yesu Lahir, diberi anugrahnya
    mendengarNya guna merdu, Karna Yesus Lahir

    REEF:
    Mari menyembah Dia, Yesus Raja kita
    Bilah Kita percayalah,
    Nanti Masuk Kota cerlang.
     
     BY JHON FERRY DUMUPA


    TUHAN TAK PERNA MEMBIARKAN BAGI ORANG PERCAYA


    (By. Jhon dumupa)


    Awali hari dengan senyum 
    Hati yang berseri 
    Penuh smangat 
    Penuh syukur 
    Berlakulah setia 
    Jadilah berkat... 



    Ambil waktu tuk doa 
    Panjatkan syukur 
    Nyanyikan puji-pujian 
    Jadikan kebaikan di tiap langkah 
    Smangat di tiap ayunan tangan 
    Percayalah kesuksesan sedang mengejarmu 
    Jadilah berkat... 



    Bersyukur slalu... 
    Balas iri hati dengan senyuman 
    Balas perselisihan dengan doa 
    Ingat lah... 
    Semua ini tentang kamu dan TUHAN 
    Jadilah berkat... 



    Akhiri harimu dengan syukur 
    Ketika matamu tertutup... 
    Dalam pembaringan maut skalipun 
    Tersenyumlah... 
    Mata TUHAN tak pernah tertutup 
    Tak pernah terlelap... 
    IA slalu menjagamu 
    Dalam mimpi pun... 
    IA melindungimu... 
    Slalu penuh Cinta... 
    Penuh Kasih mesra... 
    Indah bagai warna pelangi... 
    Selama-lamanya... 
    Jadilah berkat...Amin.

    DALAM KEHIDUPAN MANUSIA TIDAK TERLEPAS DARI VISI DAN MISI

    OPINI 
    Jhon Dumupa

    Jabar/BD/.COM..Bersarkan Tujuan Hidup kami Mari kita mulai tulisan kali ini
    dengan menyamakan keyakinan kita bahwa hidup ini terlalu penting untuk dilewatkan begitu saja. Kita tanamkan dalam-dalam dalam hati dan pikiran, bahwa hidup kita ini begitu berharga, dan kita wajib mensyukurinya. Sebagai rasa syukur atas pemberian hidup yang sangat berharga ini, kita harus membuat kehidupan ini indah dan hebat.



    Bagaimana cara membuat kehidupan ini menjadi hebat?, benar sekali. Dengan mengenali kehidupan ini. Pernahkah kita dalam suatu hari, berpikir tentang apa gunanya kita diciptakan di dunia? Pernahkah Anda dan saya berpikir, apa yang akan dikenang oleh orang-orang sesudah kita, setelah kita meninggal nanti? Pernahkah kita berpikir, sebenarnya apa yang diharapkan Tuhan untuk kita lakukan di dunia ini?

    Jika Anda pernah, seharusnya Anda sudah mempunyai visi, misi dan tujuan dalam hidup ini. Itu bagus sekali! Tapi bagi yang belum, jangan khawatir. Bersyukurlah kita masih muda.

    Penulis ITANAWE YOKA Bandung Jawa Barat.
    %%%%Jhon dumupa.%%%


    NATAL SEJAWA DAN BALIDI SURABAYA

    IPMANAPANDODE BBANDUNG

    FOTO INI PADA SAAT SELESAI MAIN BOLA KAKI SAMA FOLLY.DI SURABAYA.

    surabaya, (28/12) - Natal sejawa & bali di surabaya, Ipmanapandode Bandung melakukan Pertangdingan dengan berbangai kegiatan yang nantinya akan di tampilkan di Natal Umum sejawa & bali di surabaya. .

     Panitia natal sejawa & bali telah menetapakan sejumlah kegiatan yang di bebankan kepada masing-masing kota study, kegiatan-kegiatan itu diantaranya sepak bola kaki, bola volley, Derama pentas Budaya Mee dan lagu sajojo, kegitan-kegitan tersebut wajib dibawakan pada saat natal yang nantinya berlangsung di kota surabaya. 

    Dengan demikian maka mahasiswa & mahasiswi yang berasal dari empat kabupatan [Nabire,Paniai,Dogiyai  & Deiyai] yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa pelajar Nabire, Paniai, Dogiyai dan Deiyai (IPMANAPANDODE) yang sedang menimbah ilmu di kota study Bandung yang telah mengikuti, berpartisipasi untuk memeriakan Natal umum yang akan diadakan oleh ikatan  pelajar dan mahasiswa Nabire,Paniai,Dogiyai & Deiyai [IPMANAPANDODE] yang tahun ini di lakasnakan di kota study Surabaya,Jawa Timur, dan 
    berikut beberapa foto kegiatan. saat berada di dalam Ruangan, Sesuai kesepakatan sebelumnya berangkat ke surabaya,Jumat 25/12,



    surabaya, (28/12) - Natal sejawa & bali di surabaya, Ipmanapandode Bandung melakukan Pertangdingan dengan berbangai kegiatan yang nantinya akan di tampilkan di Natal Umum sejawa & bali di surabaya. .

     Panitia natal sejawa & bali telah menetapakan sejumlah kegiatan yang di bebankan kepada masing-masing kota study, kegiatan-kegiatan itu diantaranya sepak bola kaki, bola volley, Derama pentas Budaya Mee dan lagu sajojo, kegitan-kegitan tersebut wajib dibawakan pada saat natal yang nantinya berlangsung di kota surabaya. 

    Dengan demikian maka mahasiswa & mahasiswi yang berasal dari empat kabupatan [Nabire,Paniai,Dogiyai  & Deiyai] yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa pelajar Nabire, Paniai, Dogiyai dan Deiyai (IPMANAPANDODE) yang sedang menimbah ilmu di kota study Bandung yang telah mengikuti, berpartisipasi untuk memeriakan Natal umum yang akan diadakan oleh ikatan  pelajar dan mahasiswa Nabire,Paniai,Dogiyai & Deiyai [IPMANAPANDODE] yang tahun ini di lakasnakan di kota study Surabaya,Jawa Timur, dan berikut beberapa foto kegiatan.


     Foto ini salah satu gaya yang paling Menarik dari adik2x saya & teman2x saya.
    By jhon dumupa


    TINGKATAN-TINGKATAN DALAM KEHIIDUPAN MANUSIA ADA PERUBAHAB-PERUBAHAN.

    Nogey Black Tebai
    OPINI
    OLEH : JHON DUMUPA

    Bandung Jawa Barat /www/Bintangdapuwamo.net/BD/,Diskusi Berlangsung dengan Judul/Topik pembicaraan, Perkembanmgan Manusia . diambil dari Buku karangan oleh Ericson.Pada Tanggal 20/12/2015, Waktu  20.00.indonesia bagian Barat.Diskusi ini Dipimpin Stefen Jurusan Kerdoteran, Beliau Dia Berasal dari PNG /PORS MOREBY.Sementara Kliah di UNPAD Bandung Jawa Barat.
    memaparkan teorinya melalui konsep polaritas yang bertingkat/bertahapan.
    Ada 8 (delapan) tingkatan perkembangan yang akan dilalui oleh manusia. Menariknya bahwa tingkatan ini bukanlah sebuah gradualitas. Manusia dapat naik ketingkat berikutnya walau ia tidak tuntas pada tingkat sebelumnya. Setiap tingkatan dalam teori Erikson berhubungan dengan kemampuan dalam bidang kehidupan. Jika tingkatannya tertangani dengan baik, orang itu akan merasa pandai. Jika tingkatan itu tidak tertangani dengan baik, orang itu akan tampil dengan perasaan tidak selaras.

    Dalam setiap tingkat, Erikson percaya setiap orang akan mengalami konflik/krisis yang merupakan titik balik dalam perkembangan. Erikson berpendapat, konflik-konflik ini berpusat pada perkembangan kualitas psikologi atau kegagalan untuk mengembangkan kualitas itu. Selama masa ini, potensi pertumbuhan pribadi meningkat. Begitu juga dengan potensi kegagalan.

    Tahap 1. Trust vs Mistrust (percaya vs tidak percaya)
    1. a  Terjadi pada usia 0 s/d 18 bulan
    2. b)   Tingkat pertama teori perkembangan psikososial Erikson terjadi antara kelahiran sampai usia satu tahun dan merupakan tingkatan paling dasar dalam hidup.
    3. c)    Oleh karena bayi sangat bergantung, perkembangan kepercayaan didasarkan pada ketergantungan dan kualitas dari pengasuh kepada anak.
    4. d)   Jika anak berhasil membangun kepercayaan, dia akan merasa selamat dan aman dalam dunia. Pengasuh yang tidak konsisten, tidak tersedia secara emosional, atau menolak, dapat mendorong perasaan tidak percaya diri pada anak yang di asuh. Kegagalan dalam mengembangkan kepercayaan akan menghasilkan ketakutan dan kepercayaan bahwa dunia tidak konsisten dan tidak dapat di tebak.
    Tahap 2. Otonomi (Autonomy) VS malu dan ragu-ragu (shame and doubt)
    1. Terjadi pada usia 18 bulan s/d 3 tahun
    2. Tingkat ke dua dari teori perkembangan psikososial Erikson ini terjadi selama masa awal kanak-kanak dan berfokus pada perkembangan besar dari pengendalian diri.
    3. Seperti Freud, Erikson percaya bahwa latihan penggunaan toilet adalah bagian yang penting sekali dalam proses ini. Tetapi, alasan Erikson cukup berbeda dari Freud. Erikson percaya bahwa belajar untuk mengontrol fungsi tubuh seseorang akan membawa kepada perasaan mengendalikan dan kemandirian.
    4. Kejadian-kejadian penting lain meliputi pemerolehan pengendalian lebih yakni atas pemilihan makanan, mainan yang disukai, dan juga pemilihan pakaian.
    5.  Anak yang berhasil melewati tingkat ini akan merasa aman dan percaya diri, sementara yang tidak berhasil akan merasa tidak cukup dan ragu-ragu terhadap diri sendiri.

     Tahap 3. Inisiatif (Initiative) vs rasa bersalah (Guilt)
    1.  Terjadi pada usia 3 s/d 5 tahun.
    2.  Selama masa usia prasekolah mulai menunjukkan kekuatan dan kontrolnya akan dunia melalui permainan langsung dan interaksi sosial lainnya. Mereka lebih tertantang karena menghadapi dunia sosial yang lebih luas, maka dituntut perilaku aktif dan bertujuan.
    3.  Anak yang berhasil dalam tahap ini merasa mampu dan kompeten dalam memimpin orang lain. Adanya peningkatan rasa tanggung jawab dan prakarsa.
    4.  Mereka yang gagal mencapai tahap ini akan merasakan perasaan bersalah, perasaan ragu-ragu, dan kurang inisiatif. Perasaan bersalah yang tidak menyenangkan dapat muncul apabila anak tidak diberi kepercayaan dan dibuat merasa sangat cemas.
    5.  Erikson yakin bahwa kebanyakan rasa bersalah dapat digantikan dengan cepat oleh rasa berhasil.


    Tahap 4. Industry vs inferiority (tekun vs rasa rendah diri)
    1. Terjadi pada usia 6 s/d pubertas.
    2. Melalui interaksi sosial, anak mulai mengembangkan perasaan bangga terhadap keberhasilan dan kemampuan mereka.
    3. Anak yang didukung dan diarahkan oleh orang tua dan guru membangun peasaan kompeten dan percaya dengan ketrampilan yang dimilikinya.
    4.  Anak yang menerima sedikit atau tidak sama sekali dukungan dari orang tua, guru, atau teman sebaya akan merasa ragu akan kemampuannya untuk berhasil.
    5. Prakarsa yang dicapai sebelumnya memotivasi mereka untuk terlibat dengan pengalaman-pengalaman baru.
    6. Ketika beralih ke masa pertengahan dan akhir kanak-kanak, mereka mengarahkan energi mereka menuju penguasaan pengetahuan dan keterampilan intelektual
    7.    Permasalahan yang dapat timbul pada tahun sekolah dasar adalah berkembangnya rasa rendah diri, perasaan tidak berkompeten dan tidak produktif.
    8.  Erikson yakin bahwa guru memiliki tanggung jawab khusus bagi perkembangan ketekunan anak-anak. 


    Tahap 5. Identity vs identify confusion (identitas vs kebingungan identitas)
    1.  Terjadi pada masa remaja, yakni usia 10 s/d 20 tahun
    2. Selama remaja ia mengekplorasi kemandirian dan membangun kepakaan dirinya.
    3. Anak dihadapkan dengan penemuan siapa mereka, bagaimana mereka nantinya, dan kemana mereka menuju dalam kehidupannya (menuju tahap kedewasaan).
    4.  Anak dihadapkan memiliki banyak peran baru dan status sebagai orang dewasa –pekerjaan dan romantisme, misalnya, orangtua harus mengizinkan remaja menjelajahi banyak peran dan jalan yang berbeda dalam suatu peran khusus.
    5.  Jika remaja menjajaki peran-peran semacam itu dengan cara yang sehat dan positif untuk diikuti dalam kehidupan, identitas positif akan dicapai.


    Jika suatu identitas remaja ditolak oleh orangtua, jika remaja tidak secara memadai menjajaki banyak peran, jika jalan masa depan positif tidak dijelaskan, maka kebingungan identitas merajalela.
    Namun bagi mereka yang menerima dukungan memadai maka eksplorasi personal, kepekaan diri, perasaan mandiri dan control dirinya akan muncul dalam tahap ini.
    Bagi mereka yang tidak yakin terhadap kepercayaan diri dan hasratnya, akan muncul rasa tidak aman dan bingung terhadap diri dan masa depannya.

    Tahap 6. Intimacy vs isolation (keintiman vs keterkucilan) 
    1.  Terjadi selama masa dewasa awal (20an s/d 30an tahun)
    2.  Erikson percaya tahap ini penting, yaitu tahap seseorang membangun hubungan yang dekat dan siap berkomitmen dengan orang lain.
    3.  Mereka yang berhasil di tahap ini, akan mengembangkan hubungan yang komit dan aman.
    4. Erikson percaya bahwa identitas personal yang kuat penting untuk mengembangkan hubungan yang intim. Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki sedikit kepakaan diri cenderung memiliki kekurangan komitemen dalam menjalin suatu hubungan dan lebih sering terisolasi secara emosional, kesendirian dan depresi.
    5. Jika mengalami kegagalan, maka akan muncul rasa keterasingan dan jarak dalam interaksi dengan orang.


     Tahap 7. Generativity vs Stagnation (Bangkit vs Stagnan)
    1. Terjadi selama masa pertengahan dewasa (40an s/d 50an tahun).
    2. Selama masa ini, mereka melanjutkan membangun hidupnya berfokus terhadap karir dan keluarga.
    3. Mereka yang berhasil dalam tahap ini, maka akan merasa bahwa mereka berkontribusi terhadap dunia dengan partisipasinya di dalam rumah serta komunitas.
    4. Mereka yang gagal melalui tahap ini, akan merasa tidak produktif dan tidak terlibat di dunia ini.



    Tahap 8. Integrity vs depair (integritas vs putus asa)
    1. Terjadi selama masa akhir dewasa (60an tahun)
    2. Selama fase ini cenderung melakukan cerminan diri terhadap masa lalu.
    3. Mereka yang tidak berhasil pada fase ini, akan merasa bahwa hidupnya percuma dan mengalami banyak penyesalan.
    4. Individu akan merasa kepahitan hidup dan putus asa.
    5. Mereka yang berhasil melewati tahap ini, berarti ia dapat mencerminkan keberhasilan dan kegagalan yang pernah dialami.


    f.      Individu ini akan mencapai kebijaksaan, meskipun saat menghadapi kematian. 

    Kata Stefen : Growth and development is a prayer One feature of Beings. It initials BECAUSE growth is a Process Running parallel WITH developments. However, growth and development BETWEEN MAY dibeedakan based resizing Happens ON Beings.

    Growth is incident biological changes that occur in the form Beings The size change is irreversible (NOT Changed Category: Miscellaneous origin). The changes in the size of the growth is a change in the size of the volume, Height, period, and so on.


    The changes occurring in living organisms such as baby orangutan The adult OR mango The Plant Small Plant Being mature fruit WITH The Crystals, not only as a result of the growth of Saja but ALSO BECAUSE OF Beings events such developments. ON Humans and Animals The big majority Originally initiated WITH meeting the egg (ovum) WITH sperm, through the growth and development of Being fetus, infants, and finally become an adult orangutan. BECAUSE growth occurs changes occur, ie fetus Being an adult orangutan. Along WITH growth, developments occurred BECAUSE Occurs maturation process more perfect.
    Semoga bisa memahami & Merenungkan Diri sendiri Masing-masing Untuk kita semuanya,
    Kami Mohon Maaf Apabila kesalahan dan tersinggung kepada Bapak Ibu & saudara/i semua Tuhan berkati Amin.

    1 & 2

    Penulis adalah Mahasiswa papua Jhon & stefen Mahasiswa PNG  Kuliah Kuliah kota Bandung Jawa Barat. 
    siooo kk punya kenangan ini Tak Lupakan dimanapun Kapanpun.

    Karya //Jhon dumupa/BD/



     
    Support : tabloidjubi | papualive | suarawiyaimana
    Copyright © 2011. BINTANGDAPUWAMO - All Rights Reserved
    Template Created by papuabaratprov Published by merdeka
    Proudly powered by Blogger